Berkat dalam keadaan irregular dan pasangan sesama jenis dalam dokumen Fiducia Supplicans
DOI:
https://doi.org/10.70449/pastoral.v6i2.221Keywords:
Blessings, Same-Sex Couples, Fiducia SuplicansAbstract
The development of Science and Technology and the sophisticated world, of course, goes hand in hand with the development of the modern era. The benefits of technology, everyone can build communication freely and like the opposite sex. Regarding the rampant phenomenon of living with same-sex couples, both homosexual and lesbian, the encyclical Fiducia Supplicans was issued by Pope Francis. The study attempts to provide answers to the problem of blessings in irregular circumstances and same-sex couples, a pastoral review of Pope Francis. The method used is a literature study taken from various sources such as the Fiducia Supplicans document, the text of the Bible on marriage, and the magisterium of the Church, journals, books and online sources. This study found that Pope Francis provides opportunities and contributions to same-sex couples in asking for blessings, but blessings that are not in accordance with the teachings of the Catholic Church. There is openness and space from Pope Francis to provide justice to everyone, including same-sex couples. The Catholic Church still adheres to the teachings on marriage, namely the bond between a man and a woman.
Downloads
References
Amini, Y. (2024). Pengaturan Perkawinan Sesama Jenis dalam Perspektif Hukum Indonesia: Studi Komparatif dengan Negara Jerman. 2023, 1–19. https://doi.org/10.11111/dassollen.
Denintatinangon. (2023). Fiducia Suplicans.
Ekoliesanto, Y. B., & Zaluchu, S. E. (2023). Mengkritisi Perilaku Homoseksual dalam Perspektif Teologi Kristen. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 15(1), 32–40. https://doi.org/10.36588/sundermann.v15i1.86
Eveline, S., Tinggi, S., Adhi, T., & Surabaya, W. (2019). Transgender dalam Perspektif Teologis Alkitabiah. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 57.
Faiola, Anthony; Pitrelli, S. (2023). Paus Fransiskus mengizinkan pemberkatan yang sama-pasangan seks, mengubah pedoman vatikan. In Washingtonspost.com.
Fatimah Asyari. (2017). LGBT dan Hukum Positif Indonesia. Jurnal Legalitas, 2(2), 57–65.
Fibry Jati Nugroho. (2017). Pendampingan Pastoral Holistik: Sebuah Usulan Konseptual Pembinaan Warga Gereja. Evangelikal: Jurnal Teologi Injil Dan Pembinaan Warga Jemaat, 1(2), 139.
Fiducia Supplicans_ Saat Belas Kasih Mengalahkan Segalanya - Kompasiana. (n.d.).
Gastronomi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. (n.d.).
Gerejawi, S. D. (2023). Fiducia Supplicans. 139, 25.
Ghiffari, A. A. (2022). Perkawinan sesama jenis menurut agama Katolik: studi atas pernyataan Paus Fransiskus tentang legalitas perkawinan sesama jenis.
Goa, L. (2018). Pelayanan Pastoral Bagi Sesama Yang Membutuhkan. SAPA Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 3, 107–125.
Hidayatul Mustapid, et. a. (2024). Analisis Perkawinan Sejenis Ditinjau Dari UU Perkawinan dan Hukum Progresif. JHM, 5(1).
Ikbal Selamet. (2024). 2 pernikahan mengejutkan yang berakhir singkat di Cianjur.
J.M. Henny Wiludjeng. (2020). Hukum Perkawinan Dalam Agama-Agama (p. hlm 3).
Mahmudah, D. H. (2018). Penyimpangan Seksual. Universitas Islam Negri Malang.
Maulida Maulaya Hubbah. (2020). Perkawinan Sejenis Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam. PA Probolinggo.
Paus Fransiskus. (2016). Seruan Apostolik Amoris Laetitia.
Paus Fransiskus. (2020). Katekese Mengenai Doa: Berkat. L’osservatore Romano.
Pawestri, A. (2019). Politik Hukum Negara terhadap Gerakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). In Disertasi.
Joshua Mangiring. (2022). Dogmatika Dasar Betesda (pp. 78–79).
Pullella, P. (2023). Vatikan Menyetujui Pemberkatan bagi pasangan sesama jenis dalam keputusan penting.
Ramadhini, A., & Rinaldi, K. (2023). Penanganan Lapas Terhadap Narapidana Homoseksual (Studi Kasus Lapas Kelas Ii a Pekanbaru). SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(1), 29–35. https://doi.org/10.55681/seikat.v2i1.368
Sinaga, M. (2019). Kajian Teologi Berkat dalam Perspektif Alkitabiah. Jurnal Teologi Rahmat, 5(2), 140–173.
So’langi’, K., Nugoho, F. J., Yuono, Y. R., Budhianto, C., & Daryanto, D. (2021). Pelayanan Pastoral bagi Kaum Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender di Gereja Jemaat Kristen Indonesia Oikos Pelangi Kasih, Semarang. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 4(1), 40–51. https://doi.org/10.53547/diegesis.v4i1.54
Stimson Hutagalung, Bartholomeius, D. (2021). Konseling Pastoral. Yayasan Kita Menulis.
Sugeng, S. P., & SH, M. H. (2021). Memahami Hukum Perdata International Di Indonesia.
Syifa Agustin. (2023). Status Kewarganegaraan Ganda Anak Hasil Perkawinan Campuran Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Australia. Al-Qadlaya : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.55120/qadlaya.v3i1.1554
Tampenawas, A. (2020). Problematika Moralitas Seksual Postmodern menurut Perspektif 1 Korintus 6:12-20. PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 16(2), 103–120. https://doi.org/10.46494/psc.v16i2.96
Taun et. al. (2024). Pengaruh Perkembangan IPTEK Terhadap perwujudan Integrasi Nasional Dikalangan Mahasiswa Prodi Akuntansi Kelas 2C. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1).
Thomas Eddy Susanto. (2023). Fiducia Supplicans. Departemen Dokumentasi dan penerangan KWI.
Wulandari, T. (2021). Gangguan Psikologis. 3(2), 6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 belo tobi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



